Rabu, 20 Februari 2013

Dijual dengan Paket Ayam, Album Noah Laku Sejuta Keping



[JAKARTA] Satu lagi pencapaian dalam karier diperoleh Noah pada tahun 2013. Band dengan personel Ariel, Uki, Reza, Lukman, dan David ini berhasil menjual album hingga satu juta kopi dalam kurun waktu tiga bulan. Penjualan album dengan judul Seperti Seharusnya otomatis menjadi titik terang bagi industri musik yang saat ini tengah kesulitan menjual album fisik.  

Di tengah menjeritnya label-label musik akan susahnya menjual album, Noah justru merayakan kebahagiaan akan laris manisnya album Seperti Seharusnya. Album pertama Noah ini memang memiliki daya tarik tersendiri. Sebab untuk penjualan album Noah di gerai-gerai KFC, pelayan gerai tidak perlu menawarkan. Kebanyakan penikmat ayam KFC justru mencari album Noah.

“Kami mendapat cerita dari beberapa pelayan di KFC, bahwa album Noah dicari bukan ditawarkan dengan paket. Untungnya, bila pembeli ingin album Noah mereka langsung mendapat hadiah paket ayam KFC. Itulah keistimewaan album kami,” ujar Ariel seusai jumpa pers di FX One Club, baru-baru ini.

Penjualan album dengan cara mengandeng gerai restoran cepat saji sebenarnya sudah menjadi tren di Indonesia, sejak dua tahun belakangan ini. Hampir setiap musisi yang baru mengeluarkan album, langsung menggandeng gerai tertentu untuk mendongkrak penjualan album. Tak terkecuali dengan Noah. Band yang awalnya bernama Peterpan, juga mempercayakan penjualan album perdananya pada gerai restoran cepat saji.

Album yang dijual dengan bantuan gerai itu, dikatakan Ariel sangat membantu sekaligus mencegah pembajakan. Otomatis, album yang dijual di gerai asli bukan bajakan. Cara penjualan dengan menggandeng gerai tertentu juga membuat musisi merasa dihargai.

“Berbicara mengenai pembajakan, sepertinya sudah bosan karena masih terus menjadi momok. Nah, kami musisi dan label mencoba mencari strategi lain dalam menjual album. Terbukti, strategi ini menguntungkan kedua belah pihak," kata sang pentolan.

Cara mendongkrak penjualan fisik album dengan menggandeng gerai tertentu pada awalnya dipercaya sebagai cara yang memaksa. Sebab, album yang dijual dipaketkan langsung dengan makanan tertentu. Jadi mau tidak mau, pembeli harus membayar harga makanan plus harga CD. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, paket penjualan CD mengalami perubahan. Sekarang gerai-gerai mencoba menawarkan dahulu kepada pembeli, tidak langsung dipaketkan.

Acin, selaku pemilik label Musica Studio tempat Noah bernaung menuturkan, paket penjualan album Noah sangat membahagiakan. Apalagi untuk album Noah, si pelayan tidak harus menawarkan paket. Masyarakat yang ingin membeli album Noah secara sadar langsung datang ke gerai KFC. “Aku bahagia sekali. Noah bisa membuktikan bahwa mereka masih menjadi band yang penuh gebrakan dan prestasi. Ini membanggakan untukku,” ungkap Acin kepada SP seusai jumpa pers. [A-23]

sumber : Suara Pembaruan

Sahabat Kebumen

.